Beberapa hari ini saya menyibukkan diri dengan mencoba pengalaman baru yaitu convert HTML templates ke wordpress themes dan ternyata membuat (belum layak disebut pembuat, lebih cocok modifikator hehehe) themes itu lebih susah ketimbang mendownloadnya (anak kecil juga tahu… hahaha). Sebenarnya saya tidak punya skill sama sekali di bidang pemrograman php, namun itu bukanlah menjadi sebuah masalah besar karena kebetulan saya sudah hampir selama 4 tahun ini belajar sedikit demi sedikit modifikasi themes wordpress istilah kerennya sih ATM. Saya hanya comot kode dari banyak templates kemudian menggabungkannya dan memodifikasi sedikit agar menjadi sebuah themes.
Sampai dengan saat ini themes hasil convert-an saya masih belum jadi 100%, karena baru header.php, index.php, sidebar.php dan footer.php yang baru dibuat. Sebenarnya, sebuah wordpress themes itu tidak membutuhkan banyak file, seperti yang sudah saya sebut di atas saja sudah bisa menjadi sebuah wordpress themes. Namun, akan lebih baik lagi jika themes tersebut memiliki beberapa file tambahan seperti archive.php, comments.php, functions.php dan yang lainnya agar lebih powerfull.
Untuk tutorialnya, mungkin lain kali jika saya sudah advance dalam mengkonvert HTML templates ke wordpress themes akan saya sharing di blog ini karena saya sendiri masih belajar dan mengasah kemampuan php. Tadinya sih pengen langsung belajar php-nya, namun teman saya yang seorang web progammer menyarankan agar belajar yang mudah dan dirasa itu gampang menurut kita aja dulu, nanti kalau sudah terbiasa akan jadi lebih mudah lagi belajar yang sulit, bukan begitu sodara-sodara?
Jika ada kesempatan, saya akan sharing disini juga link buat download themes buatan saya.
